Sabtu, 11 Mei 2013

I'm a DREAMER

            Aku bukanlah tipe orang yang senang mengumbar cerita, apalagi cita-cita. Aku juga bukan orang yang terlalu sibuk berbicara tentang angan-angan. Tapi aku tetap memiliki cita-cita dan ribuan cerita yang tiap hari aku ukir bersama. Aku memiliki banyak mimpi yang tidak akan pernah mati. Bahkan selalu tumbuh tiap harinya. Sayangnya aku bukan orang yang gemar bercerita, hingga orang-orang sering menyangka bahwa aku tak memiliki mimpi dan cita-cita.

Aku sadar aku mempunyai ratusan bahkan ribuan mimpi dan cita-cita. Aku telah merancang dengan baik semuanya dengan pondasi keyakinan bahwa mimpi itu nyata dan ada. Aku meyakini bahwa semua mimpi-mimpiku itu akan terwujud pada waktunya. Keyakinan ini begitu kuat, aku mulai berimajinasi.
Aku pun berfantasi dengan mimpi-mimpiku itu.  @khoryaik



      "...if you can imagine it, you can achieve it
        if you can dream it, you can become it.." ~William Arthur Ward

      "The best thing about dreams is that fleeting moment, when you are between asleep and awake, when you don't know the difference between reality and fantasy. 
        When for just that one moment you feel with your entire soul that the dream is reality, and it really happened." ~James Arthur Baldwin

I'm a DREAMER !

Rabu, 01 Mei 2013

Project Pop


  • Ingatlah Hari Ini


    Kawan dengarlah yang akan aku katakan
    Tentang dirimu stlah selama ini
    Ternyata kepalamu akan slalu botak
    Kamu kayak gorilla

    Cobalah kamu ngaca tu bibir balapan
    Daripada gigi lu kayak kelinci
    Yang ini udah gendut, suka marah2
    Kau cacing kepanasan

    Tapi ku tak peduli
    kau slalu di hati

    Reff :
    Kamu sangat berarti, istimewa di hati
    Slamanya rasa ini
    Jika tua nanti kita t'lah hidup masing2
    Ingatlah hari ini

    Ketika kesepian menyerang diriku
    Gak enak badan resah tak menentu
    Ku tahu satu cara sembuhkan diriku
    Ingat teman2ku

    Don't you worry just be happy
    Temanmu disini

    (Don't you get sad don't be angry / Mending happy2)


Rabu, 24 April 2013

Mocca

I  Remember

I remember…
The way you glanced at me, yes I remember
I remember…
When we caught a shooting star, yes I remember

I remember…
All the things that we shared, and the promise we made, just you and I
I remember…
All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn


Do you remember… ?
When we were dancing in the rain in that december
And I remember…
When my father thought you were a burglar

I remember…
All the things that we shared, and the promise we made, just you and I
I remember…
All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn

I remember…
The way you read your books,
Yes I remember
The way you tied your shoes,
Yes I remember
The cake you loved the most,
Yes I remember
The way you drank you coffee,
I remember
The way you glanced at me, yes I remember
When we caught a shooting star,
Yes I remember
When we were dancing in the rain in that december
And the way you smile at me,
Yes I remember

@khoryaik

Mocca

Secret Admirer

Oh, secret admirer?
When you’re around the autumn feels like summer
How come you’re always messing up the weather?
Just like you do to me..

My Silly admirer
How come you never send me bouquet of flowers?
It’s whole lot better than disturbing my slumber
If you keep knocking at my door

Last night in my sleep
I dreamt of you riding on my counting sheep
Oh how you’re always bouncing
Oh you look so annoying. (Please!)

Dear handsome admirer
I always think that you’re a very nice fellow
But suddenly you make me feel so mellow
Every time you say: ”HELLO!”

And every time you look at me
I wish you vanish and disappear into the air
How come you keep on smiling?
Oh! You look so annoying?. (Not again!)

My secret admirer
I never thought my heart could be so yearning
Please tell me now why try to ignore me
‘Cause I do miss you so

My silly admirer (’cause I do miss you so..)
My handsome admirer (’cause I do miss you so..)
Dear secret admirer?
‘Cause I do miss you so?

@khoryaik

Fatimah Az - Zahra

Seorang muslimah, yang kelak akan menjadi seorang ibu, berperan sebagai faktor utama di mana karakter seorang anak terbangun, khususnya karakter yang kokoh dalam pondasi Islam.Untuk itu, sebelum seorang muslimah mengemban tanggung jawab sebagai ‘pembangun karakter’ anak ataupun generasi penerus, sudah semestinya karakter si muslimah itu sendiri telah terbangun dan terbentuk. Seperti apa karakter idaman dari seorang muslimah? Mari kita simak sekilas review kisah hidup Sayyidatina Fatimah az Zahra yang menunjukkan kualitas beliau sebagai seorang muslimah yang berkarakter.

1. Fatimah sebagai putri tersayang Rasulullah SAW
Yang pertama, sosok seorang Fatimah adalah sangat mirip dengan ayahnya, baik sisi rupa maupun akhlak. Dikisahkan dan dirawikan oleh Aisyah ra (istri Rasulullah SAW) bahwa Aisyah tidak melihat seseorang yang perkataan dan pembicaraannya menyerupai Rasulullah selain Fatimah. Dari sini dapat kita ambil hikmah dan kesimpulan ringkas bahwa sosok Fatimah merupakan duplikasi Nabi Muhammad SAW dalam versi seorang wanita.
Yang kedua, Fatimah sebagai seorang anak sangat mencintai ayahnya melebihi cintanya kepada siapapun, kecuali Allah SWT. Seperti halnya yang pernah disebutkan dalam kisah-kisah hidup Fatimah sedari belia hingga wafat, bahwa setelah wafatnya Siti Khadijah as, ia merawat Rasulullah saw, menggantikan peran ibundanya bagi ayahnya itu. Yang demikian itu menjadikan Rasulullah saw menyebutnya Ummu abiha (ibu bagi ayahnya). Sedemikian besar rasa cinta Fatimah yang dicurahkan kepada ayahnya, hingga dalam suatu waktu ketika Rasulullah saw berada di atas mimbar khuthbahnya beliau mengungkapkan, “Sungguh Fatimah bagian dariku. Siapa yang membuatnya marah berarti membuatku marah”.

2. Fatimah sebagai istri tercinta Ali bin Abi Thalib as
Sebagai seorang istri, Fatimah begitu mencurahkan perhatian dan kasih sayangnya pada suaminya. Beliau senantiasa memberikan rasa gembira, dengan memberi perlakuan yang khas untuk suaminya dan selalu menyertai panggilan ‘Ya Amirul Mu’minin’ (wahai pemimpin kaum muslimin) teruntuk Ali ibn Abu Thalib as.

3. Fatimah sebagai cermin dan penuntun kaum wanita
Beliau dijuluki ‘sayyidatun nisa’il ‘alamin ’ yang berarti penghulu wanita alam semesta. Mengapa? Seperti yang telah disebutkan di atas, bahwa akhlak beliau tak jauh berbeda dengan akhlak Rasulullah saw yang siddiq dan amanah, sehingga yang demikian itu menjadikan beliau mendapat julukan ‘as siddiqah’. Disebutkan oleh Aisyah binti Abu Bakr “Akhlak Rasulullah saw adalah Al Quran..”. Dengan kata lain, sebaik-baik teladan bagi seluruh umat adalah Rasulullah Muhammad saw, sedangkan sebaik-baik karakter teladan wanita bagi setiap muslimah adalah Fatimah Az Zahra binti Muhammad ibn Abdullah.
Sehingga Fatimah merupakan sosok yang dapat menjadi panutan karakter seorang muslimah. Dan Fatimah merupakan sosok idaman para muslimah. Seperti yang telah dijelaskan diatas, Fatimah merupakan cermin dan penuntun kaum wanita. Bagi muslimah, kita bisa meneladani karakter Fatimah putri tersayang Rasulullah tersebut.

Minggu, 21 April 2013

Raisa

Serba Salah


Harus ku akui semuanya telah berbeda 
Lelah menjalani semua serba salah 
Apalagi salahku, apalagi salahmu, ku tak mengerti 
Apalagi salahku, apalagi salahmu, apalagi..

Sudah lupakan segala cerita antara kita
Ku tak ingin, ku tak ingin, ku tak ingin 
Ku terluka karena cinta, karena cinta

Lelah menjalani semua serba salah 
Apalagi salahku, apalagi salahmu, ku tak mengerti 
Apalagi salahku, dan apalagi salahmu, apalagi

Sudah lupakan segala cerita antara kita
Ku tak ingin, ku tak ingin, ku tak ingin kau terluka 
Karena cinta 
Bukan karena rasa itu tlah sirna, maafkanlah 
Ku hanya tak ingin, ku tak ingin, ku tak ingin ku terluka 
Karena cinta

Oh bukan ku tak berharap kembali padamu
Tapi pahami ku tak ingin, ku tak ingin terluka yeah yeah yeah..

Sudah lupakan segala cerita antara kita 
Ku tak ingin, ku tak ingin, ku tak ingin kau terluka karena cinta
Dan bukan karena rasa itu tlah sirna, maafkanlah 
Ku hanya tak ingin, ku tak ingin, ku tak ingin ku terluka karena cinta
(tak ingin, tak ingin, tak ingin kau terluka)(tak ingin, tak ingin, tak ingin ku terluka)
lupakanlah semuanya(tak ingin, tak ingin, tak ingin kau terluka)
ku tak ingin kau terluka karena cinta
(tak ingin, tak ingin, tak ingin kau terluka) 
(tak ingin, tak ingin, tak ingin ku terluka)
tak ingin kau terluka(tak ingin, tak ingin, tak ingin kau terluka)

@khoryaik

PERSAHABATAN itu gak perlu nama !

senandung kita :)
            Persahabatan itu ibarat satu janji. Tak dapat di baca, tak dapat di tulis. Tak akan terpisah oleh jarak dan waktu, sedetik di mata selamayna di hati ini.
             Ini semua bukan tentang selera, musik, bola atau apapun itu.
Itu semua kecil banget dibanding kalo bisa menjadi orang yang membuat orang lain bisa bernapas lebih lega karena keberadaan kita di situ, di antara mereka.

             Perkenalkan, itu semua adalah sahabat-sahabatku. Nur-Tulus-Tio-Budi-Abas. Kami kenal sejak SMP, lucunya dulu kami tidak sedekat ini. Malahan, kita mempunyai golongan sendiri-sendiri. Aku dan Nur kenal dari awal masuk SMP, kita sekelas, dan dia adalah orang yang pertama aku kenal di SMP. Aku masih ingat, awal perkenalan kita saat aku menyakan jam ke Nur.  Tulus, dulu aku hanya sekedar tau orangnya, belum tau namanya. Aku kenal Tulus waktu kelas 9, kita sekelas dan dia adalah patnerku saat menjadi sekretaris. Tio, berawal dari teman-temanku yang akrab dengan Tio, akhirnya aku ikut-ikut kenal. Budi, dia pas SMP pendiam bangeettt, aku kenal waktu kelas 9 kita sekelas. Dan yang terakhir, Abas. Pas SMP aku bener-bener gak kenal, cuma sekedar tau aja. Tapi pas SMA ini gara-gara sering main bareng akhirnya lama-lama kenal deh.
             Aku pernah berfikir, "kenapa gak dari dulu aja ya kita kayak gini?" . Mungkin, karena dulu kita mempunyai golongan sendiri-sendiri. aku dan Nur bergabung dalam AMSTRA dan Tulus,Tio,Budi,Abas adalah HOG. Padahal aku gak pernah nyangka kalau akhirnya aku dan sahabat-sahabatku ini bisa sedekat sekarang.
Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi. Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau suburkan dengan penuh rasa terima kasih. Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian. Selemah-lemah manusia ialah orang yg tak berusaha mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yang mensia-siakan sahabat yg telah dicari. Supaya engkau memperoleh sahabat, jadikan dirimu sendiri lebih dulu sanggup menyempurnakan menjadi sahabat orang lain.
            Persahabatan yang sejati akan membawa kepada kerinduan yang abadi. Dan sejauh ini akhirnya aku bisa berfikir bahwa ternyata persahabatan itu gak perlu sebuah nama.

@khoryaik