Kamis, 20 Agustus 2015

"Dee" Dewi Lestari Quotes

Hanya Isyarat
"... Aku sampai di bagian bahwa aku telah jatuh cinta. Namun orang itu hanya mampu kugapai sebatas punggungnya saja. Seseorang yang cuma sanggup kuhayati bayangannya dan tak akan kumiliki keutuhannya. Seseorang yang hadir sekelebat bagai bintang jatuh yang lenyap keluar dari bingkai mata sebelum tangan ini sanggup mengejar. Seseorang yang hanya bisa kukirimi isyarat sehalus udara, langit, awan, atau hujan. Seseorang yang selamanya harus dibiarkan berupa sebentuk punggung karena kalau sampai ia berbalik niscaya hatiku hangus oleh cinta dan siksa."
(Rectoverso)

Aku tidak ingin bersamamu cuma karena enggan sendiri. 
Kau tidak layak untuk itu.
Seseorang semestinya memutuskan bersama orang lain karena menemukan keutuhannya tercermin, bukan ketakutannya akan sepi.
(Peluk)

Bumi adalah sebuah kumparan besar yang melingkarkan semua makhluk dalam kefanaannya.
Melingkarkan kau dan aku.
(Supernova)

Tapi hidup ini cair. Semesta ini bergerak. Realitas berubah. Seluruh simpul dari kesadaran kita berkembang mekar. Hidup akan mengikis apa saja untuk memilih diam, memaksa kita untuk mengikuti arus agungnya yang jujur tapi penuh rahasia.
Kamu, tidak terkecuali !
(Filosofi Kopi)

Surat yang tak Pernah Sampai
Kalau saja hidup ini tak ber-evolusi, kalau saja sebuah momen dapat selamanya menjadi fosil tanpa terganggu, kalau saja kekuatan kosmik mampu stagnan di satu titik. Maka tanpa ragu kamu akan memilih satu detik bersamanya untuk diabadikan. Cukup satu.
Satu detik yang segenap keberadaanya dipersembahkan untuk bersamamu, dan bukan dengan ribuan hal lain yang menanti untuk dilirik pada detik berikutnya.
(Filosofi Kopi)

Akhirnya aku mengerti betapa rumitnya konstruksi batin manusia. Betapa sulitnya manusia meninggalkan bias, menarik batas antara masa lalu dan sekarang. Aku kini percaya manusia, dirancang untuk terluka.
(Partikel)

"Engkau membuatku putus asa, dan mencinta pada saat yang sama"
(Gelombang)

“...aku gak mau sepuluh, dua puluh tahun dari hari ini, aku masih terus-terusan memikirkan orang yg sama. bingung di antara penyesalan dan penerimaan.”
(Perahu Kertas) 

Rasakan semua, demikian pinta sang hati. Amarah atau asmara, kasih atau pedih, segalanya indah jika memang tepat pada waktunya. Dan inilah hatiku, pada dini hari yang hening. Bening. Apa adanya.
(Rectoverso)

Kau hadir dalam ketiadaan, sederhana dalam ketidakmengertian. Gerakmu tiada pasti, namun aku selalu disini, menantimu.
Entah mengapa..
(Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh)

Kamu ingin cinta. Tapi takut jatuh cinta. But you know what? Kadang -kadang kamu harus terjun dan jadi basah untuk tahu air. Bukan cuma nonton di pinggir dan berharap kecipratan.
(Madre) 

“Dia, yang tidak pernah kamu mengerti. Dia, racun yang membunuhmu perlahan. Dia, yang kamu reka dan kamu cipta. Sebelah darimu menginginkan agar dia datang, membencimu hingga muak dia mendekati gila, menertawakan segala kebodohannya, kehilafan untuk sampai jatuh hati kepadamu, menyesalkan magis yang hadir naluriah setiap kalian berjumpa. Akan kamu kirimkan lagi tiket bioskop, bon restoran, semua tulisannya –dari mulai nota sebaris sampai doa berbait-bait. Dan beceklah pipi-nya karena geli, karena asap dan abu dari benda-benda yang dia hanguskan–bukti bahwa kalian pernah saling tergila-gila–beterbangan masuk ke matanya. Semoga dia pergi dan tak pernah menoleh lagi. Hidupmu, hidupnya, pasti akan lebih mudah.”  
(Filosofi Kopi)
   


Suka banget sama tulisannya Dewi Lestari, meskipun kadang bikin baper hehee.

Rabu, 21 Mei 2014

Ceritaku di Sekolah berlogo "OWL"

Hari ini, hari pertamaku menjadi ALTAR (Alumni Taruna)..
Senang, sedih, haru, bangga, semuanya bercampur satu. Sepertinya baru kemarin aku mengerjakan tes masuk sekolah berlogo burung hatu ini. Rasanya baru kemarin juga aku dan teman-teman ikut MOS, nyemplung sungai yang dipenuhi lumpur. Dan rasanya baru kemarin juga  kenal dengan teman-temanku yang luar biasa itu. Sekarang, statusku bukan siswa lagi, tapi alumni.
Kalau boleh diingat dari awal, aku sangat senang masuk sekolah tercinta ini. Aku suka dengan semua yang menyangkut sekolah ini, dari seragam hijaunya, tas hitam kotak, sepatu kelinci, bis sekolah. Itulah identitas yang paling menonjol dari sekolah ini.
Banyak sekali kenangan-kenangan putih abu-abuku disini, mulai dari kelas terbaikku PUTU UHUY, Zealtara, sampai kisah cintaku  yg pertama terjadi di sekolah ini :)
Banyak juga yang aku pelajari disini, dan salah satu pelajaran yang paling berharga adalah "KEJUJURAN". 
Ya, itulah hal yang dijunjung tinggi di sekolah Taruna Dra.Zulaeha. Sekolah ini telah mengajarkan aku betapa pentingnya berperilaku jujur. Dan aku telah melaksanakannya, aku berusaha melakukan semuanya dengan jujur. Itu sangat nyaman, tidak ada perasaan gelisah, takut dan lain sebagainya jika kita jujur.
Hal itulah yang membuatku semakin bangga menjadi bagian dari sekolah ini, karena sekolah-sekolah lain belum tentu menjunjung tinggi nilai kejujuran.
Entah kata-kata apalagi yang bisa aku gambarkan tentang sekolah yang luar biasa ini.

Intinya, aku bangga pernah menjadi bagian dari Sekolah Taruna Dra.Zulaeha dan aku tidak akan pernah lupa dengan semua kenangan di sekolah ini.






Balon-Balon Impian

20/5/2014 | 10.48 WIB
"Alhamdulillah, siswa-siswi SMA Taruna Dra.Zulaeha LULUS 100%..." Bu Hani.
Suara tepuk tangan memenuhi seisi uangan pagi itu, ucapan syukur pun tak lupa kami panjatkan kepada Yang Maha Agung.
Seketika itu kita menuju lapangan sekolah bergandengan tangan dan membentuk sebuah lingkaran, di tengah lingkaran, teman kami memimpin doa dan Bu Hani bersiap menggunting tali balon. Disitu sudah digantungkan kertas yang berisi mimpi-mimpi para siswa-siswi SMATAR DZ.


 "Bismillahirrahmanirrahim.." Balon-balon itu pun terbang bebas di langit bersama mimpi-mimpi kita. 

Semoga semua angan, mimpi, dan harapan yang kita gantungkan di balon itu bisa tercapai dan kita ikut terbang tinggi bersama mimpi kita yang telah menjadi nyata, nanti

Sama dengan tahun-tahun sebelumnya, kelulusan yang identik dengan corat-coret dan konvoi pun tidak berlaku di sekolah kita yang tercinta ini. Semuanya berjalan dengan lancar dan meriah tanpa aksi-aksi yang kurang penting itu. Teman-teman bersorai gembira, adik-adik kelas juga ikut bahagia melihat acara pelepasan balon kemarin itu. Hari itu begitu spesial, semuanya orang tersenyum bahagia.  
Semoga di kesuksesan nanti kita bertemu dengan senyum yang  lebih bahagia lagi :)


Minggu, 16 Februari 2014

Demi Lovato - Let It Go (from "Frozen") [Official]

Love Is an Open Door - Kristen Bell & Santino Fontana (from "Frozen") [HD]

Selasa, 11 Juni 2013

♥Hujan

Rintikan itu, perlahan membasahi bumi. 
Seketika angin berhembus sedikit kencang, semerbak harum khas tanah menjajah hidung, udara sejuk dan dingin pun semakin terasa. Damai, tenang dan bahagia, itulah yang selalu kurasakan ketika hujan turun. Entah mengapa jantung ini berdebar, mata yang selalu ingin terpejam dan hidung yang tak ingin berhenti menghirup nafas panjang. Aku pun tersenyum seketika.
Aku selalu bahagia saat hujan turun. Karunia Tuhan yang satu ini begitu sempurna. Gemericik air yang jatuh membuat alunan nada tersendiri yang menenangkan pikiranku. Rasanya tak ingin melewatkan saat-saat turunnya hujan. Hujan membuat aku mengingat semua kenangan indah maupun buruk di dalam hidupku. Hujan membuatku berimajinasi, membuatku tersenyum hingga membuatku menangis. Tapi hujan jugalah yang membuatku tenang dan damai.
Seandainya aku bisa menjadi dirimu, mungkin aku bisa merasakan
kegembiraan setiap hari. Kegembiraan menjelajahi setiap sudut muka bumi ini. Namun
aku bersyukur karena diciptakan sebagai manusia, karena aku bisa mendapat berkah
dari dirimu, hujan.

Melodi hidup, aku menyebutnya seperti itu. Saat semua ketenangan bisa ku dapatkan tanpa harus memikirkan apapun.
Hujan...

@khoryaik

Senin, 10 Juni 2013

사랑비 (Love Rain) - Jang Geun Suk [Love Rain OST]


Bioneun jeonyeok geunyeo moseup boatjyo
Pada saat hujan turun aku melihatnya


Oraejeon butheo bogo sipdeon geunyeoreul
Aku melihatnya yang ku tunggu-tunggu untuk waktu yang lama


Usani eobneun geunyeoege malhaetjyo
Aku mengatakan padanya yang tak ada payung


Nae usansogeuri geudae deureoseyo
Datanglah di bawah payungku


Sallang sallang sallang deullyeooneun bitsori
Gerimis gerimis gerimis suara hujan turun


Dugeun dugeun dugeun tteollyeooneun nae gaseum
Dag dig dug hatiku gemetar


Sallang sallang sallang dugeun dugeun dugeun
Gerimis gerimis gerimis dagdig dug


Usansori bitsori nae gaseum sori
Suara payung, suara hujan, suara hatiku


Sarangbiga naeryeooneyo
Turunnya hujan cinta


Bioneun geori urin duri georeotjyo
Kita berdua berjalan-jalan dibawah hujan


Jogeumman usan nae eokkaeneun jeojeotjyo
Di bawah payung kecil, pundakku basah


Geunyeoneun naege sujubeun deut malhaetjyo
Dia malu-malu mengatakan kepadaku


Jogeumdeo gakkai geudae deureo oseyo
Datang sedikit lebih dekat lagi


Sallang sallang sallang buditchineun eokkaee
Gerimis gerimis gerimis menyentuh bahuku


Dugeun dugeun dugeun tteollyeooneun nae gaseum
Dag dig dug hatiku gemetar


Sallang sallang sallang dugeun dugeun dugeun
Gerimis gerimis gerimis dagdig dug


Usansogui dueokkae sujubeun eokkae
Dua bahu pemalu di bawah payung


Sarangbiga neryeo oneyo
Turunnya hujan cinta


Nan sarange ppajyeonne
Aku telah jatuh cinta


Sallang sallang sallang deullyeooneun bitsori
Gerimis gerimis gerimis suara hujan turun


Dugeun dugeun dugeun tteollyeooneun nae gaseum
Dag dig dug hatiku gemetar


Sallang sallang sallang dugeun dugeun dugeun
Gerimis gerimis gerimis dagdig dug


Usansori bitsori nae gaseum sori
Suara payung, suara hujan, suara hatiku


Sarangbiga naeryeooneyo
Turunnya hujan cinta


I love rain.. I love you
Aku cinta hujan. Aku mencintaimu


Sabtu, 11 Mei 2013

I'm a DREAMER

            Aku bukanlah tipe orang yang senang mengumbar cerita, apalagi cita-cita. Aku juga bukan orang yang terlalu sibuk berbicara tentang angan-angan. Tapi aku tetap memiliki cita-cita dan ribuan cerita yang tiap hari aku ukir bersama. Aku memiliki banyak mimpi yang tidak akan pernah mati. Bahkan selalu tumbuh tiap harinya. Sayangnya aku bukan orang yang gemar bercerita, hingga orang-orang sering menyangka bahwa aku tak memiliki mimpi dan cita-cita.

Aku sadar aku mempunyai ratusan bahkan ribuan mimpi dan cita-cita. Aku telah merancang dengan baik semuanya dengan pondasi keyakinan bahwa mimpi itu nyata dan ada. Aku meyakini bahwa semua mimpi-mimpiku itu akan terwujud pada waktunya. Keyakinan ini begitu kuat, aku mulai berimajinasi.
Aku pun berfantasi dengan mimpi-mimpiku itu.  @khoryaik



      "...if you can imagine it, you can achieve it
        if you can dream it, you can become it.." ~William Arthur Ward

      "The best thing about dreams is that fleeting moment, when you are between asleep and awake, when you don't know the difference between reality and fantasy. 
        When for just that one moment you feel with your entire soul that the dream is reality, and it really happened." ~James Arthur Baldwin

I'm a DREAMER !

Rabu, 01 Mei 2013

Project Pop


  • Ingatlah Hari Ini


    Kawan dengarlah yang akan aku katakan
    Tentang dirimu stlah selama ini
    Ternyata kepalamu akan slalu botak
    Kamu kayak gorilla

    Cobalah kamu ngaca tu bibir balapan
    Daripada gigi lu kayak kelinci
    Yang ini udah gendut, suka marah2
    Kau cacing kepanasan

    Tapi ku tak peduli
    kau slalu di hati

    Reff :
    Kamu sangat berarti, istimewa di hati
    Slamanya rasa ini
    Jika tua nanti kita t'lah hidup masing2
    Ingatlah hari ini

    Ketika kesepian menyerang diriku
    Gak enak badan resah tak menentu
    Ku tahu satu cara sembuhkan diriku
    Ingat teman2ku

    Don't you worry just be happy
    Temanmu disini

    (Don't you get sad don't be angry / Mending happy2)


Rabu, 24 April 2013

Mocca

I  Remember

I remember…
The way you glanced at me, yes I remember
I remember…
When we caught a shooting star, yes I remember

I remember…
All the things that we shared, and the promise we made, just you and I
I remember…
All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn


Do you remember… ?
When we were dancing in the rain in that december
And I remember…
When my father thought you were a burglar

I remember…
All the things that we shared, and the promise we made, just you and I
I remember…
All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn

I remember…
The way you read your books,
Yes I remember
The way you tied your shoes,
Yes I remember
The cake you loved the most,
Yes I remember
The way you drank you coffee,
I remember
The way you glanced at me, yes I remember
When we caught a shooting star,
Yes I remember
When we were dancing in the rain in that december
And the way you smile at me,
Yes I remember

@khoryaik

Mocca

Secret Admirer

Oh, secret admirer?
When you’re around the autumn feels like summer
How come you’re always messing up the weather?
Just like you do to me..

My Silly admirer
How come you never send me bouquet of flowers?
It’s whole lot better than disturbing my slumber
If you keep knocking at my door

Last night in my sleep
I dreamt of you riding on my counting sheep
Oh how you’re always bouncing
Oh you look so annoying. (Please!)

Dear handsome admirer
I always think that you’re a very nice fellow
But suddenly you make me feel so mellow
Every time you say: ”HELLO!”

And every time you look at me
I wish you vanish and disappear into the air
How come you keep on smiling?
Oh! You look so annoying?. (Not again!)

My secret admirer
I never thought my heart could be so yearning
Please tell me now why try to ignore me
‘Cause I do miss you so

My silly admirer (’cause I do miss you so..)
My handsome admirer (’cause I do miss you so..)
Dear secret admirer?
‘Cause I do miss you so?

@khoryaik

Fatimah Az - Zahra

Seorang muslimah, yang kelak akan menjadi seorang ibu, berperan sebagai faktor utama di mana karakter seorang anak terbangun, khususnya karakter yang kokoh dalam pondasi Islam.Untuk itu, sebelum seorang muslimah mengemban tanggung jawab sebagai ‘pembangun karakter’ anak ataupun generasi penerus, sudah semestinya karakter si muslimah itu sendiri telah terbangun dan terbentuk. Seperti apa karakter idaman dari seorang muslimah? Mari kita simak sekilas review kisah hidup Sayyidatina Fatimah az Zahra yang menunjukkan kualitas beliau sebagai seorang muslimah yang berkarakter.

1. Fatimah sebagai putri tersayang Rasulullah SAW
Yang pertama, sosok seorang Fatimah adalah sangat mirip dengan ayahnya, baik sisi rupa maupun akhlak. Dikisahkan dan dirawikan oleh Aisyah ra (istri Rasulullah SAW) bahwa Aisyah tidak melihat seseorang yang perkataan dan pembicaraannya menyerupai Rasulullah selain Fatimah. Dari sini dapat kita ambil hikmah dan kesimpulan ringkas bahwa sosok Fatimah merupakan duplikasi Nabi Muhammad SAW dalam versi seorang wanita.
Yang kedua, Fatimah sebagai seorang anak sangat mencintai ayahnya melebihi cintanya kepada siapapun, kecuali Allah SWT. Seperti halnya yang pernah disebutkan dalam kisah-kisah hidup Fatimah sedari belia hingga wafat, bahwa setelah wafatnya Siti Khadijah as, ia merawat Rasulullah saw, menggantikan peran ibundanya bagi ayahnya itu. Yang demikian itu menjadikan Rasulullah saw menyebutnya Ummu abiha (ibu bagi ayahnya). Sedemikian besar rasa cinta Fatimah yang dicurahkan kepada ayahnya, hingga dalam suatu waktu ketika Rasulullah saw berada di atas mimbar khuthbahnya beliau mengungkapkan, “Sungguh Fatimah bagian dariku. Siapa yang membuatnya marah berarti membuatku marah”.

2. Fatimah sebagai istri tercinta Ali bin Abi Thalib as
Sebagai seorang istri, Fatimah begitu mencurahkan perhatian dan kasih sayangnya pada suaminya. Beliau senantiasa memberikan rasa gembira, dengan memberi perlakuan yang khas untuk suaminya dan selalu menyertai panggilan ‘Ya Amirul Mu’minin’ (wahai pemimpin kaum muslimin) teruntuk Ali ibn Abu Thalib as.

3. Fatimah sebagai cermin dan penuntun kaum wanita
Beliau dijuluki ‘sayyidatun nisa’il ‘alamin ’ yang berarti penghulu wanita alam semesta. Mengapa? Seperti yang telah disebutkan di atas, bahwa akhlak beliau tak jauh berbeda dengan akhlak Rasulullah saw yang siddiq dan amanah, sehingga yang demikian itu menjadikan beliau mendapat julukan ‘as siddiqah’. Disebutkan oleh Aisyah binti Abu Bakr “Akhlak Rasulullah saw adalah Al Quran..”. Dengan kata lain, sebaik-baik teladan bagi seluruh umat adalah Rasulullah Muhammad saw, sedangkan sebaik-baik karakter teladan wanita bagi setiap muslimah adalah Fatimah Az Zahra binti Muhammad ibn Abdullah.
Sehingga Fatimah merupakan sosok yang dapat menjadi panutan karakter seorang muslimah. Dan Fatimah merupakan sosok idaman para muslimah. Seperti yang telah dijelaskan diatas, Fatimah merupakan cermin dan penuntun kaum wanita. Bagi muslimah, kita bisa meneladani karakter Fatimah putri tersayang Rasulullah tersebut.

Minggu, 21 April 2013

Raisa

Serba Salah


Harus ku akui semuanya telah berbeda 
Lelah menjalani semua serba salah 
Apalagi salahku, apalagi salahmu, ku tak mengerti 
Apalagi salahku, apalagi salahmu, apalagi..

Sudah lupakan segala cerita antara kita
Ku tak ingin, ku tak ingin, ku tak ingin 
Ku terluka karena cinta, karena cinta

Lelah menjalani semua serba salah 
Apalagi salahku, apalagi salahmu, ku tak mengerti 
Apalagi salahku, dan apalagi salahmu, apalagi

Sudah lupakan segala cerita antara kita
Ku tak ingin, ku tak ingin, ku tak ingin kau terluka 
Karena cinta 
Bukan karena rasa itu tlah sirna, maafkanlah 
Ku hanya tak ingin, ku tak ingin, ku tak ingin ku terluka 
Karena cinta

Oh bukan ku tak berharap kembali padamu
Tapi pahami ku tak ingin, ku tak ingin terluka yeah yeah yeah..

Sudah lupakan segala cerita antara kita 
Ku tak ingin, ku tak ingin, ku tak ingin kau terluka karena cinta
Dan bukan karena rasa itu tlah sirna, maafkanlah 
Ku hanya tak ingin, ku tak ingin, ku tak ingin ku terluka karena cinta
(tak ingin, tak ingin, tak ingin kau terluka)(tak ingin, tak ingin, tak ingin ku terluka)
lupakanlah semuanya(tak ingin, tak ingin, tak ingin kau terluka)
ku tak ingin kau terluka karena cinta
(tak ingin, tak ingin, tak ingin kau terluka) 
(tak ingin, tak ingin, tak ingin ku terluka)
tak ingin kau terluka(tak ingin, tak ingin, tak ingin kau terluka)

@khoryaik

PERSAHABATAN itu gak perlu nama !

senandung kita :)
            Persahabatan itu ibarat satu janji. Tak dapat di baca, tak dapat di tulis. Tak akan terpisah oleh jarak dan waktu, sedetik di mata selamayna di hati ini.
             Ini semua bukan tentang selera, musik, bola atau apapun itu.
Itu semua kecil banget dibanding kalo bisa menjadi orang yang membuat orang lain bisa bernapas lebih lega karena keberadaan kita di situ, di antara mereka.

             Perkenalkan, itu semua adalah sahabat-sahabatku. Nur-Tulus-Tio-Budi-Abas. Kami kenal sejak SMP, lucunya dulu kami tidak sedekat ini. Malahan, kita mempunyai golongan sendiri-sendiri. Aku dan Nur kenal dari awal masuk SMP, kita sekelas, dan dia adalah orang yang pertama aku kenal di SMP. Aku masih ingat, awal perkenalan kita saat aku menyakan jam ke Nur.  Tulus, dulu aku hanya sekedar tau orangnya, belum tau namanya. Aku kenal Tulus waktu kelas 9, kita sekelas dan dia adalah patnerku saat menjadi sekretaris. Tio, berawal dari teman-temanku yang akrab dengan Tio, akhirnya aku ikut-ikut kenal. Budi, dia pas SMP pendiam bangeettt, aku kenal waktu kelas 9 kita sekelas. Dan yang terakhir, Abas. Pas SMP aku bener-bener gak kenal, cuma sekedar tau aja. Tapi pas SMA ini gara-gara sering main bareng akhirnya lama-lama kenal deh.
             Aku pernah berfikir, "kenapa gak dari dulu aja ya kita kayak gini?" . Mungkin, karena dulu kita mempunyai golongan sendiri-sendiri. aku dan Nur bergabung dalam AMSTRA dan Tulus,Tio,Budi,Abas adalah HOG. Padahal aku gak pernah nyangka kalau akhirnya aku dan sahabat-sahabatku ini bisa sedekat sekarang.
Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi. Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau suburkan dengan penuh rasa terima kasih. Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian. Selemah-lemah manusia ialah orang yg tak berusaha mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yang mensia-siakan sahabat yg telah dicari. Supaya engkau memperoleh sahabat, jadikan dirimu sendiri lebih dulu sanggup menyempurnakan menjadi sahabat orang lain.
            Persahabatan yang sejati akan membawa kepada kerinduan yang abadi. Dan sejauh ini akhirnya aku bisa berfikir bahwa ternyata persahabatan itu gak perlu sebuah nama.

@khoryaik

Taylor Swift

We Are Never Ever Getting Back Together

I remember when we broke up the first time
Saying, "This is it, I've had enough," 'cause like 
We hadn't seen each other in a month 
When you said you needed space. 
(What?) 

Then you come around again and say 
"Baby, I miss you and I Swear I'm gonna change, trust me." 
Remember how  that lasted for a day? 
I say, "I hate you," we break up, you call me, "I love you."

Oooh we called it off again last night 
But oooh, this time 
I'm telling you,
 I'm telling you
We are never ever ever getting back together 
We are never ever ever getting back together 
You go talk to your friends, talk to my friends, talk to me 
But we are never ever ever ever getting back together

Like, ever ...
I'm really gonna miss you picking fights 
And me, falling for it screaming that I'm right 
And you, would hide away and find your peace of mind
With some indie record that's much cooler than mine

Oooh, you called me up again tonight 
But oooh, this time 
I'm telling you, 
I'm telling you
We are never ever ever getting back together 
We are never ever ever getting back together 
You go talk to your friends, talk to my friends, talk to me (talk to me) 
But we are never ever ever ever getting back together
Oooh oooh oooh oooh

I used to think 
That we were forever ever 
And I used to say never say never 
Huh, so he calls me up and he's like, "I still love you" 
And I'm like, "I just, I mean this is exhausting, you know, like, 
We are never getting back together. Like, ever "
No!

We are never ever ever getting back together
We are never ever ever getting back together 
You go talk to your friends, talk to my friends, talk to me 
But we are never ever ever ever getting back together
We are not getting back together, 
We oh, not getting back together
You go talk to your friends, talk to my friends, talk to me (talk to me)
 But we are never ever ever ever getting back together

@khoryaik

Jumat, 23 November 2012

Mitos Tentang Desain Grafis....

  Kikie Nurcholik  - Sekjen Komunitas Printing Indonesia
DESAIN GRAFIS adalah jurusandi jenjang pendidikan tinggi  yang paling populer di awal tahun 2000-an (setidaknya menurut pendapat saya), dan masih booming hingga saat ini. Di kalangan awam banyak beredar mitos juga  distorsi informasi mengenai  jurusan ini. Akibatnyabanyak orangtua yang  tidak setujumanakala anaknya memilih jurusan  ini, atau yang bersangkutan terlambat menyadari bahwa ia telah salahdalam mengambil  jurusanketika pendidikan sudah memasuki tahun  ke-2 atau ke-3,  bahkanada sementara orang yang  menjadikan jurusan ini  sebagai pilihan terakhirsetelah pilihan-pilihan sebelumnyagagal. Benarkah demikian?
1. “Kerjanya Hanya Gambar Melulu....”
Mitos ini tidak sepenuhnya salah.  Memang benar, sebagai sekolah komunikasi visual hampir 80%  pekerjaan   desain grafis adalah menggambar, baik manual atau digital.Hanyasajakalangan awambanyak yang salah kaprah dengan mengasosiasikan  desaingrafis sebagai pekerjaannya hanya menggambar, melukis.., hobi...!. Sehingga tidak mengherankan  jika banyak klien yang menganggap  dirinya lebih “pintar” dari sang desainer grafis.
Sebenarnya pekerjaan desainer grafis tidaklah sesederhana itu.Sebelummendesain suatu gambaratau bervisualisasi, seorang  desainer grafis harus mempunyai dasaryang kuat tentang mengapa dia menggambar atau menghasilkan karya tersebut.Inilah inti dari desain grafis, yaitu  konsep dan ide. Sedangkan, visual/gambar hanyamerupakan  bagian dari kerja keras berpikir kreatif.
2. “Gampang....!!”
Karenaadanya anggapan bahwa pekerjaan desainer grafishanyasebatas‘menggambar’,maka muncul mitos yang sangat popular bahwa menjadi seorang desainer grafis  tentu gampang bukan...? Semua orang juga bisamelakukannya, bahkan anak kecil juga bisa kok...!. Pada kenyataannya banyak hal yang harus dipikirkan seorang desainer grafis. Selain harusmemvisualisasikan ide dan konsep berpikir kreatifnya denganbaik, ide dan konsep inipun harus  sesuai dengan target  yang dituju, unik, mudah diingat, dan lain-lain.
3. “Santai...”
Karenadianggap  gampang, makabanyak orang berpendapat  proses pendidikannya  pasti berjalan santai.  Bukankah kitatinggal menyalurkan hobi menggambar sehingga tugassekolahdapat diselesaikan dengan mudah….?Mengasyikan sekali….! Yang belum banyak diketahui orang  adalah bahwa selama menempuh pendidikan di jurusan ini bisa jadi  dalam 1 pekan siswa atau mahasiswa mendapat  4-5 tugas yang berbeda, mulai dari menggambar secara manual sampai mock-up print menggunakan komputer.  Dan, tugas-tugas tersebut harus diserahkan dalam waktu hampir bersamaan. Jadi, apakah anda masih mau bilang anak desain itubelajarnya  santai-santai saja...?.
Jika ada yang  terlihat santai, bisa jadi karena pembawaannya saja yang santai tetapi proses berpikir kreatifnya tetap berjalan sehingga dapat menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik. Ada juga yang benar-benar santai,  tapi percayalah jika kita bertemu anak desain grafis seperti ini,  dapat dipastikan 90%  disebabkan  dia malas mengerjakan tugasnya atau bisa jadi dia sudah terlalu stress  karena banyaknya tugas?
4. “Masa Depan Kurang Terjamin...”
Tiga mitos di atasmenjadi alasan yang  cukuprasional  bagi banyak orangtua untuk tidak menyetujui pilihan anaknya mengambil  jurusan desain grafis. Ditambah dengan mitos keempat yang menganggap peluang kerja atau usaha   lulusan sekolah desain grafis sangat terbatas, sehingga masa depan (penghasilan) mereka menjadi kurang terjamin. 
Di jaman sekarang ini kreativitassangat dibutuhkan, terutama untuk menciptakan peluang kerja mandiri sehingga kita tidak bergantung pada lapangan kerja yang tersedia dalam jumlah sangat terbatas.  Menurut pendapat saya,  desain grafis adalah salah satujurusan  yang mampu memfasilitasi dan mengasah caraberpikir  peserta didiknya  ke arah itu.
Dengan terfasilitasinya proses belajar yang  unik ini, diharapkan desainer grafis yang dihasilkan  dapat berdikari alias mampu memulai usahanya sendiri, bahkan sesaat setelah   lulus kuliah. Memulai karir dengan menciptakan /usaha sendiri sejak dini bukan sesuatu yang salah atau tabu, malah akan  memperkaya pengalaman dan menempa jiwa kewiraswastaan yang kuat  di kalangan generasi muda. Pola pikir seperti inilah yang harus ditanamkan di kalangan generasi muda  saat ini agar Indonesia mampu bangkit menjadi negara yang kuat secara ekonomi. 
Percayalah ketika kita belajar desain dengan sungguh-sungguh, peluang kerja dan  usaha akan terbuka lebardengan sendirinya. Jadi, jika memang kita  bercita-cita menjadi seorang desainer grafis  janganpernah merasa takut akan masa depanyang  tidak terjamin..... ini adalah proses pembaharuanpola berpikirterpenting....
Akhirnya saya menghimbau  kepada berbagai kalangan, khususnyapara pegiat grafika, pelakuindustri grafika,  dan para pendidik sekolah  grafika,  agar lebih mengenalkan dan  mempopulerkandesain grafis, serta  menciptakan embrio desainergrafisyang berkarakter tangguh sebanyak mungkinsebagai salah satuupaya pembentukkan  generasi baru  insan grafika Indonesia yang lebih dahsyat pada masa mendatang......
Selamat Berjuang Wahai Para Generasi Desain Grafis...!! Sukses.... !

Instagram Merambah Dunia Jurnalistik | SindikasiNET


INILAH.COM, New York - Instagram mulai merambah ke dunia jurnalistik. Fotografer majalah TIME mengabadikan kedahsyatan Badai Sandy dengan menggunakan aplikasi Instagram di kamera ponselnya. Bahkan salah satu foto itu ditampilkan sebagai kulit muka majalah TIME edisi terbaru.
Dilansir Forbes, untuk mendokumentasikan dampak badai Sandy, TIME menugaskan fotografer terbaiknya untuk mengambil foto dengan Instagram. Mereka adalah Michael Christoper Brown, Benjamin Lowy, Ed Kashi, Andrew Quilty, dan Stephen Wilkes.
Menggunakan Instagram sebagai media peliputan peristiwa adalah eksperimen bagi TIME. Namun cara ini dianggap sebagai pintu yang cepat untuk mendapatkan foto-foto yang langsung dapat dilihat para pembacanya.
Foto-foto hasil bidikan kelima fotografer ini langsung diunggah ke akun Instagram milik TIME dan langsung di-sharing ke berbagai jejaring sosial seperti Facebook.
Meskipun hanya menggunakan kamera ponsel, namun hasil jepretan para fotografer ini tak kalah bagus dibanding hasil foto dengan menggunakan kamera profesional.
Bahkan salah satu foto tersebut terpilih untuk dijadikan cover atau kulit muka Majalah Time edisi November 2012. Foto yang diambil Benjamin Lowy dengan menggunakan kamera iPhone itu menggambarkan gelombang air yang besar saat badai Sandy menyerang.
Di dalam blog Tumblr miliknya, Lowy mengatakan bahwa dengan menggunakan iPhone sekalipun ia bisa mendapatkan gambar tak kalah dengan kamera digital besar.
“Selama bertahun-tahun saya selalu bekerja dengan menggunakan kamera digital besar. Namun dalam beberapa tahun terakhir ini saya telah menemukan bahwa perangkat iPhone memungkinkan saya menangkap foto dan yakin akan pekerjaan saya,” ujar Lowy.
Menurutnya, aplikasi Instagram yang ada di dalam iPhone miliknya telah membantu ia untuk mengedit hasil foto bidikannya dengan berbagai filter unik namun indah.
Sementara itu, editor foto majalah TIME, Kira Pollack, mengatakan bahwa pemilihan Instagram bukan karena aplikasi tersebut sedang tren. Namun lebih karena kebutuhan peliputan yang cepat.
Mungkin ada yang bertanya mengapa TIME berani bereksperimen secara radikal dan menyerahkan kendali editorial kepada fotografer untuk langsung diunggah? Pollack menjawab, ” You have to pick the right photographers.”

Jumat, 16 November 2012

Prinsip-prinsip Jurnalisme

Berikut ini adalah prinsip-prinsip jurnalisme yang dipaparkan oleh mas Farid Gaban dalam acara diskusi “Jurnalis Kita Masih Perlu Belajar”:
1. JOURNALISM’S FIRST OBLIGATION IS TO THE TRUTH
Democracy depends on citizens having reliable, accurate facts put in a meaningful context. Journalism does not pursue truth in an absolute or philosophical sense, but it can–and must–pursue it in a practical sense. This “journalistic truth” is a process that begins with the professional discipline of assembling and verifying facts. Then journalists try to convey a fair and reliable account of their meaning, valid for now, subject to further investigation. Journalists should be as transparent as possible about sources and methods so audiences can make their own assessment of the information. Even in a world of expanding voices, accuracy is the foundation upon which everything else is built–context, interpretation, comment, criticism, analysis and debate. The truth, over time, emerges from this forum. As citizens encounter an ever greater flow of data, they have more need–not less–for identifiable sources dedicated to verifying that information and putting it in context.

Jenius Itu Benar 99 Persen Keringat

“Jenius adalah 1 persen inspirasi dan 99 persen keringat”. Kutipan terkenal itu adalah milik ilmuwan Thomas Alva Edison. Ungkapan itu semakin terbukti dan ternyata ilmuwan-ilmuwan hebat itu muncul bukan karena sekedar pintar.
Penulis buku-buku ilmiah Andrew Robinson dalam bukunya ‘Sudden Genius?’ menemukan kesamaan baik pada ilmuwan masa kini maupun ilmuwan masa lampau ternyata ilmuwan menjadi jenius tidak terjadi dalam waktu sekejap.
Bagaimana sampai ilmuwan-ilmuwan itu mempunyai banyak ide di kepalanya, ternyata ada jalan bertahap dalam membuat terobosan-terobosan yang kreatif. Proses kreatifitas inilah yang membuat ilmuwan jenius.
Menurut Andrew, jenius merupakan hasil dari kerja keras yang konsisten dan sebuah ketekunan. Jadi jika kini banyak orangtua yang ingin mencetak anak jenius menurutnya tidak bisa dengan jalan pintas.
Andrew menemukan proses kreatif membuat seseorang memiliki ide yang begitu banyak dengan kata lain tidak pernah menyerah untuk mencoba hingga menemukan formula yang tepat.
Studi ilmiah tentang kreativitas ini meliputi banyak hal seperti bakat, kecerdasan, memori, mimpi, alam bawah sadar, kerja keras dan banyak lagi sehingga menjadi jenius bukan semata-mata karena pintar.
Pola tersebut ditemukan hampir sama baik pada ilmuwan maupun pada seniman seperti pada bidang arkeologi, arsitektur, seni, biologi, kimia, film, musik, sastra, fotografi dan fisika.
Masalah kreativitas yang menjadi kunci orang jenius jauh sebelumnya pernah diungkap oleh polymath Prancis terkenal yaitu Henri Poincare pada tahun 1881. Sekitar 30 tahun kemudian, Poincare menerbitkan sebuah analisis proses berpikir sendiri.
Model Poincare ini melalui empat tahap yaitu pikiran sadar, pikiran tidak sadar (inkubasi), iluminasi (menjelaskan) dan juga verifikasi. Hal ini disimpulkan sejak ia mempelajarinya secara mendalam.
Ilmuwan seperti Albert Einstein, Hermann von Helmholtz dan Werner Heisenberg pernah menggambarkan proses kreativitasnya mirip dengan model Poincare tersebut. Hingga kini empat tahapan tersebut adalah model kreativitas terbaik yang dimiliki.
Seperti dikutip dari Medindia, Kamis (16/9/2010) sebuah percobaan menunjukkan bahwa dalam kondisi ketidaksadaran, seseorang dapat mengaktifkan informasi kompleks yang menghambat alam sadarnya. Dan itu baru salah satu faktor.
Karena itu kejeniusan seseorang tidak bisa didapatkan melalui cara singkat, namun membutuhkan sebuah ketekunan dan kerja keras yang konsisten. (ver/ir)

Tipe-tipe Wanita dalam Alquran

Ketika memasuki sebuah showroom, butik atau toko yang menjual pakaian wanita, kita akan mendapatkan pakaian dalam berbagai bentuk, corak dan ragamnya. Mau pilih yang mana? Semuanya terserah kita. Sebab kita sendiri yang akan memakainya. Kita pula yang akan menerima konsekuensi dari memakai pakaian tersebut.
Pakaian dapat kita analogikan dengan kepribadian. Seperti halnya pakaian, kepribadian wanita pun memiliki beragam jenis dan corak. Kita diberi kebebasan untuk memilih tipe mana saja yang paling disukainya. Namun ingat, dalam setiap pilihan ada tanggung jawab yang harus dipikul. Karena itu, agar tidak menyesal dikemudian hari, Alquran memberi tuntunan kepada orang-orang beriman (khususnya Muslimah) agar tidak salah dalam memilih kepribadian.
Lima tipe wanita
Setidaknya ada lima tipe wanita dalam Alquran.

Pertama, tipe pejuang. Wanita tipe pejuang memiliki kepribadian kuat. Ia berani menanggung risiko apa pun saat keimanannya diusik dan kehormatannya dilecehkan. Tipe ini diwakili oleh Siti Asiyah binti Mazahim, istri Fir’aun. Walau berada dalam cengkraman Fir’aun, Asiyah mampu menjaga akidah dan harga dirinya sebagai seorang Muslimah. Asiyah lebih memilih istana di surga daripada istana di dunia yang dijanjikan Fir’aun. Allah SWT mengabadikan doanya, Dan Allah menjadikan perempuan Fir’aun teladan bagi orang-orang beriman, dan ia berdoa, Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya dan selamatkan aku dari kaum yang zalim (QS At Tahriim [66]: 11).